Tuesday, 19 April 2016

Pembayaran Pembebasan Lahan Tol DESARI Terkatung - katung



Pembebasan Lahan Tol DESARI Terkatung - katung , Menurut sumber yang memuat laporan melalui website laporpresiden , menyatakan bahwa kelalaian Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) dalam menyikapi masalah Pembebasan lahan proyek Jalan TOL DESARI. Seperti yang dimuat dari beberapa media massa mengenai Progres pembangunan jalan tol Desari (Depok-Antasari) Sampai awal tahun 2016 masih 27 persen. Oleh sebab itu, pihak pengembang terus menggenjot pekerjaan jalan yang nantinya menghubungkan Jakarta Selatan sampai Bogor itu.

Mengenai kelalaian BPN adalah, beberapa warga yang tanahnya terkena pembebasan lahan Menyatakan ada kelalaian di dalam BPN. Karena pembayaran yang telah di negosiasikan 7 tahun lalu. dan Di janjikan akan dibayarkan Pada Akhir maret 2016 lalu. ternyata tidak kunjung ada titik cerah. Hal demikian yang menjadikan berita simpang siur perihal penyebab kelalaian tersebut. Tanpa Alasan yang jelas.

Ujar beberapa warga setempat, katanya Tol DESARI ini harus rampung sebelum akhir tahun 2016 ini. Maka dari itu banyak warga yang telah menyiapkan tempat tinggal baru atau tempat peralihan ketika tanah mereka mulai terkena pembebasan.

Yang jadi masalah disini adalah, bagaimana mereka dapat menyewa / membeli rumah atau tanah baru. Jika hingga saat ini mereka belum mendapatkan dana Pembayaran pembebasan.

Alasan sebelumnya keterlambatan tersebut karena ada beberapa kepala keluarga yang masih bermasalah dengan urusan aplikasi, hak waris dan lainnya. Masalah ini seharunya tidak menjadi alasan, untuk menyelesaikan pembayaran pihak lain yang telah menyelesaikan Aplikasinya dari jauh-jauh hari. Terutama di Kelurahan Krukut.

Saat ini BPN menjanjikan bahwa Pelunasan Pembebasan lahan Kelurahan Krukut akan diselesaikan pada Akhir Maret 2016 lalu, tpai hingga saat ini Bulan April 2016 masih saja belum ada Informasi.

Semoga Masalah Pembebasan Lahan Tol DESARI Terkatung - katung ini dapat segera di tindak lanjuti oleh menteri PUPR.

Pembebasan Lahan Tol DESARI Terkatung - katung


0 comments

Post a Comment